Senin, 20 Oktober 2014

Tugas 3

PENGUKURAN KINERJA LAYANAN GPRS 
OLEH PELANGGAN

  


DISUSUN:
DUDI FATHUROHMAN
NPM:2405213003
SEMESTER 3


FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS GARUT
Jl. Jati No.428 Telp (0262)540181 Tarogong Garut 44151
2014


Kata pengantar
         Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya penyusun  mampu  menyelesaikan  tugas  ini guna memenuhi tugas  mata kuliah Probabilitas dan Statistika.
          Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) Internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun jaringaan GPRS saat ini terpisah dari GSM. Dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer. 
        Saya sadar bahwa tugas ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu,  kepada  dosen  pembimbing  saya  meminta  masukannya  demi  perbaikan  pembuatan  makalah  saya  di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.


KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI
BAB I       Pendahuluan
                1.1     Latar Belakang
                1. 2    Rumusan Masalah
                1. 3      Tujuan
BAB II      Landasan Teori
BAB III    Kerangka Teori
BAB IV    Hasil dan Pembahasan
BAB V     Kesimpulan 
                Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
               1.1              Latar Belakang

      GPRS merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. Ia menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara kasar sampai 160 kbps dibandingkan dengan 9,6 kbps yang dapat disediakan oleh rangkaian tersakelar GSM. GPRS disebut sebagai teknologi komunikasi seluler generasi kedua-setengah (2,5G) , yaitu berada di antara teknologi generasi kedua (2G), yaitu GSM dan generasi ketiga (3G), yaitu UMTS (Universal Mobile Telecommunication System).
          Pengalokasian timeslot untuk arah uplink dan downlink bersifat tidak simetris, karena akses data ke internet, yaitu arah uplink biasanya untuk mengirimkan perintah-perintah akses, sedangkan arah downlink untuk men-download file yang ukurannya relatif lebih besar.

             1.2 Rumusan Masalah
a.          Apa yang membatasi Kinerja dari jaringan GPRS?

             1.3 Tujuan
a.         Mendapatkan data yang dapat digunakan untuk mengetahui Kinerja dari jaringan GPRS.

BAB II
LANDASAN TEORI

    GPRS adalah singkatan dari (General Packet Radio Service) yakni suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat jika dibandingkan dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD atau sering disebut dengan nama teknologi 2.5G.
         Dalam teorinya, GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps. Sehingga memungkinkan untuk akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook maupun handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
- Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS
- Software yang dipergunakan
- Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
       Ini menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps.

Adapun komponen-komponen utama jaringan GPRS adalah :

- GGSN (Gateway GPRS Support Node) yaitu gerbang penghubung jaringan GPRS ke   jaringan internet. Fungsi dari komponen ini adalah sebagai interface ke PDN (Public Data Network), information routing, network screening, user screening, address mapping.
- SGSN (Serving GPRS Support Node) atau gerbang penghubung jaringan BSS/BTS ke jaringan GPRS. Komponen ini berfungsi untuk mengantarkan paket data ke MS, update pelanggan ke HLR, registrasi pelanggan baru.
- PCU adalah komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS

Cara kerja komponen GPRS.

- SGSN bertugas :
1. Mengirim paket ke Mobile Station (MS) dalam satu area
2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh profile data pelanggan GPRS 
    (management mobility)
3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya 
    (location management)
4. SGSN dihubungkan ke BSS pada GSM dengan koneksi Frame Relay melalui PCU (Packet Control 
    Unit) di dalam BSC.

- GGSN bertugas :
1. Sebagai interface ke jaringan IP external seperti : public internet atau mobile service provider
2. Meng-update informasi routing dari PDU ( Protokol Data Units ) ke SGSN.


BAB III
KERANGKA TEORI



BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

A.    Pengukuran dan pengumpulan data

No
   Waktu Pengukuran
Round-Trip Time (ms)
1
0:00
581
2
0:30
590
3
1:05
571
4
1:35
581
5
2:00
581
6
2:05
571
7
2:30
590
8
2:37
591
9
5:28
591
10
5:41
571
11
5:46
571
12
6:00
581
13
6:08
590
14
6:58
571
15
7:37
580
16
8:08
580
17
8:30
501
18
9:00
580
19
9:37
571
20
10:03
581

Rekap data dalam tabel dan distribusi frekuensi relative


Histogram frekuensi
Batas
Frekuensi
Bawah
Atas
500.95
519.95
4
519.95
538.95
6
538.95
557.95
2
557.95
576.95
3
576.95
595.95
5
Diagram Histogram


Poligon frekuensi
Tepi
Nilai Tengah
Frekuensi
Bawah
Atas
501
520
510.5
4
520
539
529.5
6
539
558
548.5
2
558
577
567.5
3
577
596
586.5
5


Tabel distribusi kumulatif dan Ogif

Frekuensi Kumulatif
500.9
20
520
16
539
10
558
8
577
5
596
0
Frekuensi Kumulatif
500.9
0
520
4
539
10
558
12
577
15
596
20











BAB V
KESIMPULAN
            Kinerja jaringan GPRS dibatasi oleh batasan-batasan teknis yang berasal dari kondisi
mobile station (MS) yang digunakan serta ketentuan khusus dari operator GPRS bersangkutan. Selain itu, dipengaruhi juga oleh hal-hal yang sifatnya random seperti kondisi radio, jarak MS ke BTS terdekat, serta seringnya panggilan GSM yang terjadi ketika sedang menggunakan koneksi GPRS. Faktor terpenting lainnya adalah pengaruh mobilitas.
Daftar Pustaka :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar