PENGUKURAN
KINERJA LAYANAN GPRS
OLEH PELANGGAN
DISUSUN:
DUDI FATHUROHMAN
NPM:2405213003
SEMESTER 3
FAKULTAS
TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS
GARUT
Jl.
Jati No.428 Telp (0262)540181 Tarogong Garut 44151
2014
Kata pengantar
Segala puji hanya milik Allah
SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada
Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penyusun
mampu menyelesaikan tugas ini guna memenuhi tugas mata
kuliah Probabilitas dan Statistika.
Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk
paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran
(browsing) Internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan
IS-136, walaupun jaringaan GPRS saat ini terpisah dari GSM. Dalam teorinya GPRS
menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan
akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer.
Saya sadar bahwa tugas ini masih banyak kekurangan dan jauh
dari sempurna. Untuk itu, kepada dosen pembimbing
saya meminta masukannya demi perbaikan
pembuatan makalah saya di masa yang
akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
KATA
PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB
I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1. 2 Rumusan Masalah
1. 3 Tujuan
BAB
II Landasan Teori
BAB
III Kerangka Teori
BAB
IV Hasil dan Pembahasan
BAB
V Kesimpulan
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
GPRS
merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip
‘tunnelling’. Ia menawarkan laju data yang lebih tinggi. Laju datanya secara
kasar sampai 160 kbps dibandingkan dengan 9,6 kbps yang dapat disediakan oleh
rangkaian tersakelar GSM. GPRS disebut sebagai teknologi komunikasi
seluler generasi kedua-setengah (2,5G) , yaitu berada di antara teknologi
generasi kedua (2G), yaitu GSM dan generasi ketiga (3G), yaitu UMTS (Universal
Mobile Telecommunication System).
Pengalokasian timeslot untuk
arah uplink dan downlink bersifat tidak simetris, karena akses
data ke internet, yaitu arah uplink biasanya untuk mengirimkan
perintah-perintah akses, sedangkan arah downlink untuk men-download file
yang ukurannya relatif lebih besar.
1.2 Rumusan Masalah
a. Apa
yang membatasi Kinerja dari jaringan GPRS?
1.3
Tujuan
a. Mendapatkan data yang dapat digunakan
untuk mengetahui Kinerja dari jaringan GPRS.
BAB II
LANDASAN TEORI
GPRS adalah singkatan dari (General Packet Radio
Service) yakni suatu teknologi yang
memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat jika dibandingkan
dengan penggunaan teknologi Circuit Switch Data atau CSD atau sering disebut
dengan nama teknologi 2.5G.
Dalam teorinya, GPRS
menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps. Sehingga memungkinkan
untuk akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook maupun
handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat tergantung
faktor-faktor sebagai berikut:
- Konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS- Software yang dipergunakan
- Dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
Ini
menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS
terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6 kbps.
Adapun komponen-komponen utama jaringan GPRS adalah :
- GGSN (Gateway GPRS Support Node) yaitu gerbang penghubung jaringan GPRS ke jaringan internet. Fungsi dari komponen ini adalah sebagai interface ke PDN (Public Data Network), information routing, network screening, user screening, address mapping.
-
SGSN (Serving GPRS Support Node) atau gerbang penghubung jaringan BSS/BTS ke
jaringan GPRS. Komponen ini berfungsi untuk mengantarkan paket data ke MS,
update pelanggan ke HLR, registrasi pelanggan baru.
-
PCU adalah komponen di level BSS yang menghubungkan terminal ke jaringan GPRS
Cara
kerja komponen GPRS.
- SGSN bertugas :
1. Mengirim paket ke Mobile Station (MS) dalam satu area
2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh profile data pelanggan GPRS
2. Mengirim sejumlah pertanyaan ke HLR untuk memperoleh profile data pelanggan GPRS
(management mobility)
3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya
3. Mendeteksi MS-GPRS yang baru dalam suatu area servis yang menjadi tanggung jawabnya
(location management)
4. SGSN dihubungkan ke BSS pada GSM dengan koneksi Frame Relay melalui PCU (Packet Control
4. SGSN dihubungkan ke BSS pada GSM dengan koneksi Frame Relay melalui PCU (Packet Control
Unit) di dalam BSC.
- GGSN bertugas :
1. Sebagai interface ke
jaringan IP external seperti : public internet atau mobile service provider
2. Meng-update informasi routing dari PDU ( Protokol Data Units ) ke SGSN.
2. Meng-update informasi routing dari PDU ( Protokol Data Units ) ke SGSN.
BAB III
KERANGKA TEORI
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A.
Pengukuran
dan pengumpulan data
|
No
|
Waktu Pengukuran
|
Round-Trip Time (ms)
|
|
1
|
0:00
|
581
|
|
2
|
0:30
|
590
|
|
3
|
1:05
|
571
|
|
4
|
1:35
|
581
|
|
5
|
2:00
|
581
|
|
6
|
2:05
|
571
|
|
7
|
2:30
|
590
|
|
8
|
2:37
|
591
|
|
9
|
5:28
|
591
|
|
10
|
5:41
|
571
|
|
11
|
5:46
|
571
|
|
12
|
6:00
|
581
|
|
13
|
6:08
|
590
|
|
14
|
6:58
|
571
|
|
15
|
7:37
|
580
|
|
16
|
8:08
|
580
|
|
17
|
8:30
|
501
|
|
18
|
9:00
|
580
|
|
19
|
9:37
|
571
|
|
20
|
10:03
|
581
|
Rekap data dalam
tabel dan distribusi frekuensi relative
|
Histogram frekuensi
|
||
|
Batas
|
Frekuensi
|
|
|
Bawah
|
Atas
|
|
|
500.95
|
519.95
|
4
|
|
519.95
|
538.95
|
6
|
|
538.95
|
557.95
|
2
|
|
557.95
|
576.95
|
3
|
|
576.95
|
595.95
|
5
|
Diagram Histogram
Poligon frekuensi
|
Tepi
|
Nilai Tengah
|
Frekuensi
|
|
|
Bawah
|
Atas
|
||
|
501
|
520
|
510.5
|
4
|
|
520
|
539
|
529.5
|
6
|
|
539
|
558
|
548.5
|
2
|
|
558
|
577
|
567.5
|
3
|
|
577
|
596
|
586.5
|
5
|
Tabel distribusi
kumulatif dan Ogif
|
≥
|
Frekuensi Kumulatif
|
|
500.9
|
20
|
|
520
|
16
|
|
539
|
10
|
|
558
|
8
|
|
577
|
5
|
|
596
|
0
|
|
≤
|
Frekuensi Kumulatif
|
|
500.9
|
0
|
|
520
|
4
|
|
539
|
10
|
|
558
|
12
|
|
577
|
15
|
|
596
|
20
|
BAB V
KESIMPULAN
Kinerja jaringan
GPRS dibatasi oleh batasan-batasan teknis yang berasal dari kondisi
mobile station (MS) yang
digunakan serta ketentuan khusus dari operator GPRS bersangkutan. Selain itu,
dipengaruhi juga oleh hal-hal yang sifatnya random seperti kondisi
radio, jarak MS ke BTS terdekat, serta seringnya panggilan GSM yang terjadi
ketika sedang menggunakan koneksi GPRS. Faktor terpenting lainnya adalah
pengaruh mobilitas.
Daftar Pustaka :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar